Kunjungan Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.

 

Inside News | Jombang – Senin (20/04) Kunjungan Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional dalam rangka pelaksanaan uji petik serta penelaahan kebutuhan biaya perjalanan dinas luar kota menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan Reviu atas Unaudited Laporan Keuangan Khusus Pinjaman Luar Negeri (PLN) pada program Integrated Land Administration and Spatial Planning Project (ILASPP).

 

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memastikan bahwa pengelolaan anggaran, khususnya yang bersumber dari pinjaman luar negeri, telah dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dalam proses uji petik, Tim Inspektorat Jenderal melakukan verifikasi langsung terhadap dokumen pertanggungjawaban, kesesuaian pelaksanaan kegiatan dengan perencanaan, serta efektivitas penggunaan anggaran, termasuk komponen biaya perjalanan dinas luar kota yang menjadi salah satu fokus pemeriksaan.

 

Melalui reviu ini, diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif terhadap kualitas laporan keuangan yang masih berstatus unaudited, sekaligus mengidentifikasi potensi perbaikan dalam aspek administrasi, pelaporan, maupun pelaksanaan kegiatan di lapangan. Hal ini menjadi langkah strategis dalam mendukung terciptanya tata kelola keuangan negara yang baik (good governance), khususnya pada proyek ILASPP yang memiliki peran penting dalam peningkatan layanan administrasi pertanahan dan penataan ruang di Indonesia.

 

Kunjungan ini juga menjadi momentum penguatan sinergi antara satuan kerja dengan Tim Inspektorat Jenderal dalam membangun komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelaporan keuangan, kepatuhan terhadap regulasi, serta optimalisasi pemanfaatan anggaran demi mendukung keberhasilan program strategis nasional di bidang agraria dan tata ruang. (Virgi)