Kantah Jombang Ikuti Pelatihan MPPD secara Daring, Kakanwil Jatim: “Kita Harus Perkuat Sinergi dan Tingkatkan Kualitas Data”

 

 

Inside News | Jombang – Kantor Pertanahan Kabupaten Jombang mengikuti kegiatan Pengangkatan dan Pengambilan Sumpah Majelis Pembina dan Pengawas PPAT Daerah (MPPD) yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom dan berpusat di Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur, Rabu (4/2).

 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur, Bapak Asep Heri, S.H., M.H., QRMP. Dari Kantor Pertanahan Kabupaten Jombang, kegiatan ini diikuti oleh 7 (tujuh) orang peserta yang dilantik sebagai MPPD, di antaranya Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Jombang, Bapak Tomi Jomaliawan, A.Ptnh., M.H. serta Ketua IPPAT Kabupaten Jombang, Ibu Sri Hartatik.

 

Dalam arahannya, Bapak Asep Heri menekankan pentingnya peningkatan sinergitas dan koordinasi antara Kantor Wilayah dan Kantor Pertanahan, khususnya dalam mendukung transformasi digital serta peningkatan kualitas data pertanahan. Disampaikan bahwa terdapat sekitar 1,5 juta data pertanahan yang perlu ditingkatkan kualitasnya agar dapat naik ke kategori KW 4, 5, dan 6, yang hanya dapat dicapai melalui kolaborasi erat antara BPN dan PPAT.

 

“Kualitas data adalah kepentingan kita bersama, terutama bagi PPAT. Oleh karena itu, mari kita bangun dan jaga kualitas data pertanahan secara berkelanjutan,” tegasnya.

 

Bapak Asep Heri juga menyoroti potensi besar sumber daya manusia yang dimiliki, termasuk keterlibatan perguruan tinggi melalui program KKN Tematik. Dengan jumlah PPAT yang besar dan didukung oleh staf masing-masing, potensi tersebut dinilai dapat dimanfaatkan secara optimal apabila dikelola dengan baik dan terstruktur.

 

Dalam kesempatan yang sama, turut dibahas pula agenda strategis lainnya, seperti penyelesaian tanah wakaf, hingga dukungan terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN).

 

Melalui keikutsertaan dalam pelantikan MPPD ini, Kantor Pertanahan Kabupaten Jombang berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan PPAT dan seluruh pemangku kepentingan demi terwujudnya pelayanan pertanahan yang profesional, berkualitas, dan terpercaya. (Diyo)