Sosialisasi Program Padat Karya Tunai, Desa Kanigoro Siap Serap 40 Tenaga Kerja Warga
Inside News | Kediri – Pemerintah Desa Kanigoro, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri menggelar sosialisasi Program Padat Karya Tunai (PKT) di Balai Desa Kanigoro. Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Kediri bertujuan membuka kesempatan kerja sementara bagi warga sekaligus menyamakan persepsi masyarakat terkait aturan dan skala pekerjaan yang akan dilaksanakan, Jum’at (6/11/12).
Dalam sambutannya, Kepala Desa Kanigoro Bapak Miskan menyampaikan antusiasme sekaligus harapan terhadap program ini.
“Kami sangat menyambut baik Program Padat Karya Tunai ini. Semoga bisa meringankan beban warga yang belum memiliki pekerjaan tetap, baik pengangguran, warga yang bekerja tidak penuh, maupun ibu‑ibu yang ingin berkontribusi. Kami juga mengajak semua pihak memahami bahwa pekerjaan yang akan dikerjakan memiliki skala dan ketentuan sendiri, sehingga tidak perlu saling membanding‑bandingkan dengan pembangunan di tempat lain,” ujar Bapak Miskan.
Camat Kras Bapak Jiwo menekankan prinsip utama yaitu manfaat harus diterima langsung oleh warga desa.
“Ini program untuk warga Kanigoro. Tidak boleh diborongkan ke pihak luar. Kesempatan terbuka luas untuk pengangguran, warga setengah bekerja, termasuk para wanita yang bersedia bekerja. Kita pastikan manfaatnya berputar di lingkungan warga sendiri,” tegas Bapak Jiwo.

Narasumber dari Disnaker Kabupaten Kediri, Bapak Pramudianto, memaparkan rincian teknis program dengan total anggaran Rp110 juta yang akan berjalan selama 14‑15 hari dan menyerap 40 orang pekerja.
“Dari anggaran tersebut, minimal 40 persen dialokasikan untuk upah pekerja, sedangkan 55‑60 persen untuk belanja bahan bangunan. Upah per orang ditetapkan Rp70.000 per hari,” jelas Pramudianto.
Pekerjaan yang akan dilaksanakan berupa pembangunan sederhana seperti tanggul penahan tanah (TPT), rabat beton, saluran irigasi, dan makadam. Ia juga mengingatkan agar pelaksanaan berjalan transparan, sesuai ketentuan, dan benar‑benar membantu warga yang membutuhkan.
Dengan sosialisasi ini, warga dan pengurus desa diharapkan siap bekerja sama agar program berjalan lancar dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian warga Desa Kanigoro.





